Sail Wakatobi Belitong 2011
Indonesia akan menggelar kegiatan kebaharian nasional tahunan yang diberi nama Sail Wakatobi-Belitong (SWB) 2011 antara lain sebagai ajang investasi serta promosi budaya dan wisata bahari di Wakatobi dan Belitong.
“Kegiatan bahari bertaraf internasional ini akan berdampak baik bagi pembangunan ekonomi nasional khususnya perekonomian kawasan setempat,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, di Jakarta, Kamis (20/1/2011).
Menurut Fadel, penyelenggaraan kegiatan kebaharian nasional pada tahun 2011 ini akan mengambil tema “Clean the Ocean for Future Live”.
Maksud dari pengambilan tema itu adalah bertujuan untuk menyikapi terjadinya perubahan iklim yang disebabkan meningkatnya suhu permukaan air laut akibat dari berbagai aktivitas pengelolaan kelautan yang tidak memenuhi standar pengelolaan lingkungan.
Sementara itu, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Syahrin Abdurrahman mengatakan, terdapat enam kegiatan utama dalam SWB 2011.
Keenam kegiatan itu antara lain adalah yacht rally, aksi sosial dalam Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya, seminar nasional dan internasional mengenai pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.
Sedangkan kegiatan utama lainnya adalah lintas nusantara remaja bahari, pameran produk kelautan dan perikanan, serta acara puncak yang rencananya akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
SWB 2011 akan dilaksanakan selama enam pekan yang dimulai pada pekan kedua Juli hingga pekan keempat Agustus.
Sementara untuk kegiatan yacht rally akan dimulai pada 23 Juli di Darwin, Australia. Para peserta rally direncanakan melewati 21 kabupaten/kota di Indonesia sebelum berakhir di Singapura.
Sedangkan untuk Operasi Bhakti Surya Baskara Jaya akan digelar di enam provinsi yakni Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Sementara Bupati Belitung Ir.H.Darmansyah Husein menyatakan siap menyambut even Sail Wakatobi-Belitung 2011 yang akan digelar pada pekan kedua dan ketiga Oktober mendatang. “Kegiatan ini bisa menggerakkan ekonomi daerah di sektor pariwisata,” tegas Darmansyah Husein di kantornya, belum lama ini.
Saat ini pihak Pemkab Belitung tengah mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana untuk menyongsong gelaran yang rencananya juga akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini. Khusus untuk mendukung kegiatan ini, pihak Pemkab Belitung telah menganggarkan dana sekitar Rp 1,6 miliar. “Ini sebenarnya sama dengan festival yang telah digelar di tahun-tahun sebelumnya, cuma ruang lingkupnya diperluas sehingga diperlukan dana yang lebih besar,” jelas Darmansyah.
Menangkap momentum Sail Wa-Be 2011, Pemkab Belitung juga tengah mengusulkan kawasan ekonomi khusus pariwisata di wilayah utara Kabupaten Belitung. Selain itu akan dilakukan pula pengembangan kawasan wisata Tanjungpendam yang berada di pusat kota Tanjungpandan. “Kita akan menjadikan Tanjungpendam sebagai waterfront city-nya Belitung,” harap Bupati Belitung ini.
Diharapkan, dengan Sail Wa-Be 2011 bisa menunjang citra Kabupaten Belitung sebagai destinasi baru kepariwisataan di Tanah Air. Memiliki 250 pulau besar dan kecil, Belitung jelas layak menjadi surga bagi para wisatawan. Tak cukup dengan itu, cerita tentang keindahan Belitung makin kuat seiring munculnya sebuah novel dan film berjudul Laskar Pelangi. Maka, syarat-syarat utama bagi Belitung untuk disukai para wisatawan sudah tersedia